TUJUAN

Apa sih tujuan kita hidup?

Cuma sekedar numpang lewat.

atau

Lo buat berarti hingga akhirnya lo memiliki dampak yang besar!

Minimal untuk orang yang di sekitar lo 

ataupun dampak buat orang banyak.


Gue udah tau arah gue mau kemana.

dan gue yakin gue bisa mencapainya.


Setiap hari adalah perjalanan gue.

Setiap hari adalah proses gue.

yang mendekatkan diri gue dengan cita-cita gue,

Gue yakin pasti gue bisa kesana!


kalo lo?








Refleksi Diri


Sekarang mungkin gue stuck di zona nyaman gue.

Gaji lumayan untuk ukuran anak freshgraduate


Ya gue bersyukur, gue bisa masuk ke jalur ODP sebuah Bank BUMN di Indonesia.

Udah hampir 3 tahun gue disini.

1 Tahun pelatihan dan 2 tahun sebagai Relationship Manager.

Banyak hal yang terjadi dalam pekerjaan gue.

Menjadi Bankir bukan kerjaan yang gampang. Apalagi kalo lo berada di Posisi Credit Officer

Lo bekerja harus mempunyai berbagai macam skill..

Antara lain
skill sebagai akuntan,
Skill sebagai wartawan
Skill sebagai Detektif
Skill sebagai penulis
Skill sebagai MC
Skill sebagai  Aktor
Bahkan skill sebagai Debt Collector


Tapi entah kenapa gue ngerasa ada yang hampa...

Gue ngerasa gitu2 aja...


Kenapa ya?

Itu yang jadi pertanyaan gue sekarang...




Mana semangat gue yang dulu.

Mana semangat gue yang berkobar-kobar mencapai tujuan...

Lingkungan?

Mungkin ya...

Tapi ya masa gue kalah sama lingkungan...



Teringat sama cerita Wortel, Telor dan Kopi...

Ketiga Benda tersebut di cemplungin ke dalam air yang mendidih.

Wortel dengan sifatnya yang keras berubah jadi lembek..
Nah, Telor yang tadinya cair berubah sifatnya jadi keras.
Tapi, Kopi ketika berada di air mendidih dia menjadi hal yang baru
Dia merubah warna air dan merubah aromanya.

Kamu mungkin sekarang lagi ngalamin hal yang sama.
Ngalamin pergumulan dengan suatu masalah.
Tapi respond kamu yang terpenting untuk menghadapi masalah tersebut.

Nah. Kalo kamu mau jadi yang mana?

Tahun2 pertama di kerjaan ini gue hadapi dengan tertatih-tatih..

Banyak teman-teman seangkatan gue berguguran di tengah jalan.

Banyak alasan,

Bisa karena tekanan target.
Workload yang padat
Bisa karena lingkungan kerja dari atasan atau rekan sekerja.
Atau jarak yang jauh dari orang yang dikasihi?

Semuanya bisa jadi alasan untuk resign...

Gue?

Gue tetep jalan terus...

Ada pepatah yang bilang..
"Winners Never Quit and Quiters Never Win"

Ya gue gak mau jadi pecundang, yang minta dilempar handuk sebelum pertandingan usai.
Gue akan terus bertarung.. Terus berdiri sampai akhir.

Itu prinsip gue.  Lebay emang.

Tapi itulah gue apa adanya.


Gue nulis ini karena gue lagi merasa perlu merefleksikan kembali arti hidup gue...

Pengen motivasi gue balik lagi..


Gitu aja...

Bagaimana Cara Menjadi Orang Kaya.





Sekitar satu mingguan ini, gue lagi seneng-senengnya nonton Vlognya (Video Blog) Raditya Dika.

Perlu kalian ketahui, Dari Jaman SMA  hidup gue sebenernya terinspirasi dari Raditya Dika.  
Awal gue bikin Blog, gue bikin blog karena baca bukunya Raditya Dika yang judulnya  Kambing Jantan. 
dan gue  sukses bikin Blog versi KWnya dengan judul Musang Jantan isinya tentang kejadian bodoh sehari-hari. Mungkin temen-temen jaman SMA gue udah pada tau. 

Gara-gara Raditya Dika juga gue sempet pengen banget masuk UI karena dia pernah kuliah disana. dan sayangnya gue gagal.

Sial!

Tapi pas Gue Kuliah gue beruntung sempet beberapa kali ketemu sama Raditya Dika.

Pertama pas gue masih semester pertama tahun 2009 di Acara Tour #IndonesiaUnite di Kampus IM Telkom Gegerkalong.

Pertemuan kedua adalah pas acara Dies Natalis  HIPMI tahun 2012 yang dibikin sama junior-junior gue. Disitu Raditya Dika bicara mengenani kreativitas anak muda.

Dari pertemuan gue beberapa kali dengan Raditya Dika, gue tau, walauapun di bukunya dan di filmnya dia selalu berperan jadi orang yang Cemen, Sial dan mendapatkan kejadian bodoh melulu, Gue yakin bahwa orang ini sebenernya pinter dan bakalan jadi orang sukses kedepannya.

Dulu, gue sempet browsing dan riset mengenai dia pemikiran dia yang serius. gue ketemu beberapa nilai dan prinsip yang bagus buat kita terapkan di hidup sehari-hari kita.

Tapi, yang gue penasaran adalah bagaimana dia mengaplikasikan di kehidpuannya secara nyata setiap hari.

Terimakasih buat perkembangan Jaman.

Akhirnya di Tahun 2016. Muncul Trend Baru. Trend NgeVlog....

Jadi setiap hari kita bisa tahu bagaimana kehidupan sehari-hari seorang Raditya Dika

Dari Vlognya, gue bisa liat perkembangan hidupnya jauh lebih baik, jauh lebih tajir dari 4-6 Tahun yang lalu pas gue ketemu sama dia.

Oh ya, Cewenya juga lebih cakep yaitu Annisa Ajojing eh, Annisa Azizah,

Gimana Si Raditya Dika bisa kaya begitu, Dari Vlog kesehariannya gue mendapatkan beberapa nilai yang dia Jalani sama Dia  diantaranya ada 5 nilai  sebagai berikut.


1. Jadilah yang terbaik.

Nilai pertama yang gue ambil dari Raditya Dika di Vlognya mengapa dia bisa sukses  adalah Prinsip "Jadilah Yang Terbaik".
Apapun bidang yang sekarang lo lagi tekuni. entah lo sekarang jadi Siswa/i SMP atau SMA, entah Lo sekarang jadi Mahasiswa/i, Entah Lo sekarang jadi Profesional, atau lo sekarang jadi Pengusaha. Jadilah yang terbaik di Bidang lo Sekarang!

Raditya Dika pernah ngomong  bahwa, Jadi Apa pun juga Mau jadi tukang martabak jadilah tukang martabak yang terbaik, jadi tukang nasi goreng, jadilah tukang nasi goreng terbaik. Karena kalo kita jadi yang terbaik di bidang yang kita tekuni maka uang akan datang sendirinya ke kita.

trus, Gimana caranya? 

Caranya percaya aja lo bisa jadi yang terbaik.

2. Jadilah Berbeda

Kalo kita gak bisa jadi yang terbaik di Bidang kita, jadilah orang yang berbeda daripada orang lain. Ini adalah salah satu prinsip yang gue percaya dan pegang setiap hari.
Masalahnya banyak orang jaman sekarang yang takut jadi berbeda dengan orang lain. 

Padahal dengan menonjolkan perbedaan dalam artian yang positif kita akan terus diingat sama orang lain. 

Prinsip yang sama ketika lo jualan barang. kalo lo jualan sama aja dengan orang lain maka produk lo gak bakalan dilirik sama orang lain.


3. Be On Time.

Tepat Waktu. Jujur On Time adalah sesuatu yang berat buat gue dan buat kita orang Indonesia pada umumnya yang terkenal dengan jam karetnya. Raditya Dika di Vlognya adalah orang yang mempunyai jadwal yang teratur dan terjadwal dengan rapih. Dia selalu datang lebih awal dari waktu seharusnya dia shooting atau meeting dan dia gak akan kompromi soal itu. Jadi datanglah tepat waktu.

Tips: gue  punya tips bagi yang suka ngaret, cepetin jam tangan/HP/Dinding 10 menit lebih cepet dari yang seharusnya. dijamin bakal berkurang tuh ngaretnya.

4. Professional
Orang yang profesional adalah orang yang melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh berdasarkan keahlian yang dia punya dan dibayar, gue liat Raditya Dika adalah seorang yang sangat profesional melakukan pekerjaannya tanpa mencampur adukan perasaan pribadinya ke dalam area pekerjaannya.
Karena dia menyadari bahwa dia dibayar adalah untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik bukan untuk urusan pribadinya

5. Live the Life
Terkadang kita lihat orang disekeliling kita yang hidup cuma hidup. Alias hanya menjalani kehidupannya seperti rutinitas sehari-hari. Ibarat Hamster dia cuma lari di puteran yang sama terus menerus. 

Hidupilah Hidup kita. 

Nikmati apa yang kita punya sekarang, cintai apa yang kita kerjakan.

Jangan pusing apa kata orang. Orang gak bisa mengatur hidup kita, kita lah yang memilih mau dikemanakan hidup kita selanjutnya.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Oke segitu dulu Nilai atau prinsip yang gue dapet dari tontonan Vlognya Raditya Dika.

Oh ya rencananya gara-gara Vlognya Raditya Dika, gue berencana mau bikin Vlog juga.. tapi, gue lagi milih kamera yang bagus dan memperdalam ilmu video edittingnya mudah-mudahan tahun ini bisa keluar. Sebelum Vlog gue keluar, gue mau rutin nulis juga setiap minggu minimal 1 tulisan blog gue keluar. Doain aja biar Iman gue tetep teguh.

Amin.